oleh

Wabup Natuna Sampaikan Nota Keuangan APBD Perubahan Tahun 2019 Rp1,31 Triliun

Medako.co.id, Natuna – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pidato pengantar Bupati Natuna tentang Nota Keuangan dan Perubahan APBD tahun anggaran 2019.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Candra, di Gedung Paripurna Dewan, Selasa 20 Agustus 2019.

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti,Ma, Wakil Ketua II DPRD Natuna Daeng Amhar, para Asisten dilingkungan pemerintah Kabupaten Natuna, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh Agama, tokoh masyarakat dan anggota DPRD.

Dalam pembukaan rapat Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Candra memaparkan, pedoman penyusunan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengacu pada peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 59 tahun 2007 tentang perubahan atas peraturan Menteri dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan Daerah serta peraturan Menteri dalam Negeri nomor 21 tahun 2011.

IMG 20190820 190908
Suasana paripurna pengantar pidato Nota Keuangan APBD Perubahan Natuna tahun 2019

Hadi Candra juga menyampaikan rancangan perubahan APBD tahun anggaran akan dibahas bersama tim anggaran legislatif dan eksekutif untuk disahkan menjadi Perda APBD Perubahan.

Setelah mendengar penyampaian pidato nota keuangan perubahan APBD tahun anggaran 2019 dan penyerahan buku Ranperda perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanj Daerah (APBD) tahun anggaran 2019, dengan demikian belanja Daerah tahun 2019 direncanakan sebesar Rp.1,31 Triliyun.

Selanjutnya rancangan perubuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Natuna tahun anggaran 2019 yang telah diserahkan kepada DPRD akan dibahas bersama tim anggaran legislatif dan eksekutif untuk dapat ditetapkan menjadi Perda APBD perubahan kabupaten Natuna tahun anggaran 2019 sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Hadi Candra juga mengapresiasikan atas kerjasama yang baik antara pemerintah Daerah dan DPRD selama ini.

Sementara itu, dalam penyampaian pidato Bupati Natuna yang dibacakan oleh Wakil Bupati Natuna Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati karena dalam menjalanka tugas yang tidak bisa ditinggalkan sehingga tidak bisa hadir dalam rapat paripurna kali ini.

Dikatakan Ngesti, penyampaian pidato pengantar nota keuangan ini merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan dari keseluruh rangkaian proses perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019.

Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas, efesiensi dan akuntabilitas pengunaan anggaran sehingga seluruh proses rangkaian pelaksanaan roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan optimal.

Kebijakan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengacu pada pasal 216 ayat (1) Undang-Undang nomor 23 tahun 2014, pasal 81 peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005 dan pasal 154 ayat (1) peraturan menteri dalam Negeri nomor 13 tahun 2006, sebagaimana yang telah diubah dengan peraturan Menteri dalam Negeri nomor 21 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan Derah.

Ngesti juga menjelaskan bahwa substansi dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Natuna tahun anggaran 2019 didasarkan, pada perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum.

Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antara unit organisasi, antara kegiatan dan antara jenis belanja, kondisi ini dilakukan dengan adanya kewajiban pemerintah Daerah menyesusaikan anggaran yang di amanatkan oleh peraturan perundang-undangan seperti dana DAK fisik maupun non fisik dan dana Kelurahan

Keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan, penyesuaian ini dilakukan berdasarkan hasil audit BPK atas laporan keuangan pemerintah kabupaten Natuna tahun anggaran 2018, keadaan darurat dan mendesak serta keadaan luar biasa.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti juga menyampaikan rincian perubahan Aggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019.

Perubahan pendapatan pada tahun 2019 anggaran sebesar Rp.1,31 Triliyun, semula dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerh (APBD) murni sebesar Rp. 1,13 Triliyun yang perubahannya terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dialokasikan sebesar Rp. 99,80 Miliar

Dana perimbangan dialokasikan sebesar Rp.1,03 Triliyun, perubahan bersumberkan dari bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak, kebijakan pemerintah pusat dalam Undang-Undang nomor 12 tahun 2018 tentang APBN tahun anggaran 2019 pada pasal 11 ayat (5) memberikan kepastian penyelesaian kurang bayar sampai dengan tahun 2018, sehingga memberikan dampak positif dari sisi pendapatan dana perimbangan khususnya dana bagi hasil sumber daya alam.

Lain-lain pendapatan yang sah dianggarkan sebesar Rp.180,99 Miliar.

Sedangkan komposisi belanja berdasarkan peraturan Menteri dalam Negeri nomor 13 tahun 2006, belanja dapat dibagikan menurut kelompok terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung,

Belanja tidak langsung pada perubahan Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019 dianggarkan sebesar Rp. 567,94 Miliar, perubahan untuk belanja tidak langsung diperuntukan untuk belanja pegawai yaitu gaji dan tunjangan serta penyesuaian alokasi dana desa.

Anggaran belanja langsung dialokasikan sebesar Rp.809,75 Miliar yang diperuntukan untuk urusan wajib dan urusan pilihan pemerintah
Dari sisi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019 teridiri dari penerimaan pembiayaan sisa lebih perhitungan (Silpa) setelah dilakukan audit oleh BPK. (Red)

Editor : Papi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed