oleh

Tuti dan Misteri Tugu Monas

MEDAKO.CO.ID, Tanjungpinang- Bagi sejumlah orang tugu Monas mungkin biasa-biasa saja. Namun tidak bagi ibu satu anak ini.

“Tugu Monas itu penuh misteri” kata Tuti serius.

“Apanya yang misteri. Perasaan biasa saja,” ungkap rekannya Kiki Si penjelajah cagar budaya.

Tuti yang mengaku seumur hidup baru sekali menginjakkan kaki di tugu Monas itu tak kuasa menahan takjub.

“Ini mahakarya yang luar biasa. Lihatlah di puncak tugu yang dibangun pada masa presiden Soekarno itu. Berlapis emas,” kata Tuti.

Sebagai PIC Wisata Halal, Tuti masih penasaran dengan tugu tertinggi di Indonesia itu. Dia membandingkan dengan kondisi Tugu Bahasa di Pulau Penyengat yang gagal pembangunannya itu. Dia berharap pembagunan tugu bahasa itu dilanjutkan kembali.

“Kalau tugu bahasa di Penyengat jadi, keren habees. Putus tugu Monas tu,” kata Tuti yakin.

Tuti yakin jika tugu bahasa di Penyengat jadi akan menjadi kebanggaan Indonesia. Sebab, tugu itu dibangun di tempat lahirnya Bahasa Indonesia.

Lokasinya juga mantap, di atas bukit berdekatan dengan benteng Bukit Kursi yang dulu menjadi benteng pertahanan kerajaan Riau-Lingga melawan penjahat Belanda.

“Ayo dong Pak Isdianto lanjutkan pembangunan tugu bahasa itu. Pak Sani sudah merancangnya, Bapak harus menyelesaikannya,” kata Tuti.

Cak Wit

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed