oleh

Rokok-Mikol Dikenakan Cukai, Diyakini Tak Pengaruhi Ekonomi

MEDAKO.CO.ID, Batam – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yakin aturan penerapan cukai rokok dan minuman beralkohol tidak akan mempengaruhi perekonomian. Karena, menurutnya, dua komoditas ini tidak bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat secara umum.

“Saya pikir ini kebijakan yang baik untuk menahan penggunaan mikol atau rokok yang tidak ada cukainya di Batam,” kata Amsakar di Batuampar, Selasa, 28 Mei 2019.

Kebijakan penerapan cukai, ia menjelaskan, dilaksanakan berdasarkan atas kajian yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasil kajian mempertanyakan kenapa rokok dan mikol harus diberikan pembebasan cukai. Padahal keduanya bukan komoditas pendukung industri. Bukan pula barang yang harus dikonsumsi masyarakat.

“Barang ini, kan, konsumsinya terbatas. Relatif tidak bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat secara umum. Saya meyakini ini tidak akan terpengaruh terhadap ekonomi,” ujar mantan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM ini.

Justru, Amsakar melanjutkan, bila cukai diberlakukan, negara akan mendapat manfaat dari komoditas yang secara khusus dibunyikan wajib cukai tersebut.

“Tapi karena di Batam ada tafsir perluasan terhadap barang konsumsi, sampai rokok dan mikol pun harus dibebaskan dari cukai,” katanya.

Reporter: Umi Nur

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed