oleh

Lewat Program BSPS, Kementerian PUPR Target Bangun 200 Unit Rumah di Natuna 

Medako.co.id,Natuna – Kabupaten Natuna termasuk salah satu daerah kepulauan di perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Saat ini, Kabupaten Natuna juga termasuk dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal dengan istilah bedah rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.

Program tersebut bertujuan untuk membantu dan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia termasuk wilayah perbatasan seperti Kabupaten Natuna.

Kepala Satuan Kerja (Kasaker) Kementerian PUPR wilayah Kepulauan Riau, Agus Prianto menuturkan pada tahun ini kabupaten Natuna dan Anambas akan mendapat bantuan BSPS.

“Tahun ini Natuna dan Anambas sudah masuk program BSPS, jadi kami memberikan bantuan sebesar Rp17,5 juta untuk satu rumah yang akan di bantu,”ujar Agus Prianto di halaman Perumahan Khusus Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Rabu 10 April 2019.

Agus menambahkan, khusus untuk kabupaten Natuna diperbatasan akan mendapatkan sebanyak 200 unit rumah bantuan dari program PUPR tersebut.

“Targetnya nanti Natuna akan mendapatkan sekitar 200 unit rumah yang akan dibantu kalau tidak salah saya. Tapi nanti coba saya klarivikasi kembali lah datanya,”terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Natuna, Idris mengatakan, dana itu diperuntukkan bagi warga kurang mampu di dua kecamatan seperti Kecamatan Bunguran Timur dan Kecamatan Pulau Tiga.

Lebih rinci Indris menyebutkan, untuk Kecamatan Bunguran Timur mendapat bagian 35 unit bangunan rumah baru dan 85 unit rumah rehab.

Kemudian, untuk Kecamatan Pulau Tiga, mendapat bagian 54 unit rumah baru dan 104 rumah rehab. “Sebelum dilaksanakan, pihak kecamatan akan melakukan verifikasi data penerima. Dan datanya ini harus singkron dengan data terpadu di Dinas Sosial,”kata Idris

Untuk Kecamatan Bunguran Timur, Indris menjelaskan dibagi kepada tiga kelurahan dengan masing-masing kelurahan seperti Kelurahan Ranai 20 unit rumah baru dan 30 unit rehab rumah. Kelurahan Bandarsyah 10 unit rumah baru dan 25 unit rumah rehab. Kelurahan Ranai Darat 5 unit rumah baru dan 30 unit rumah rehab.

Sedangkan Kecamatan Pulau Tiga, diberikan kepada desa Sabang Mawang 10 unit rumah baru,15 unit rumah rehab.  desa Sabang Mawang Barat 7 unit rumah baru dan rumah rehab 14 unit. Desa Tanjung Batang 8 unit rumah baru,  20 unit rumah rehab. Desa Serantas 8 unit rumah baru, 21 unit rumah rehab.  Desa Sededap 10 unit rumah baru, rumah rehab 25 unit. Desa Teluk Labuh 11 unit rumah baru dan rumah rehab 9 unit.

“Jumlah ini dari Pusat, data diambil dari BKKBN. Kita berharap program ini berlanjut dan merata ke semua Kecamatan,” ungkapnya.

Kategori penerima sambung Idris, pertama harus sudah berkeluarga. Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Menguasai Tanah (legalitas), belum memikiki rumah atau memiliki rumah tidak layak huni. Siap bekerja swadaya dan membentuk kelompok sebanyak 20 anggota.

“Sosialisasi sudah, tinggal nunggu data verifikasi dari Kecamatan, nanti kita cek kelapangan, baru dimulai,” paparnya.

Ditambahkannya, untuk dana pembangunan, penerima akan mendapat dana secara langsung melalui rekening individu, dengan rincian untuk bangunan rumah baru Rp35 juta dan Rp17,5 juta rumah rehab. Dana itu sudah termasuk dengan upah kerja,”tutupnya. (Red).

Editor : Papi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed