oleh

Kajati Pimpin Penenggelaman 26 KIA Pencuri Ikan di Natuna

MEDAKO.CO.ID, Natuna – Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam pelaku kejahatan ilegal fishing di perairan Natuna, kembali ditenggelamkan. Kali ini sebanyak 26 buah kapal ikan asing ditenggelamkan dibawah komando Kajati Kepri Asri Agung Putra, Selasa siang 30 Oktober 2018 di sekitar perairan Desa Sabang Mawang Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna.

Pemusnahan kapal nelayan asing itu, disaksikan langsung oleh Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, Sekda Natuna Wan Siswandi, Kajari Natuna Juli Isnur, SH.MH, Kajari Tanjungpinang, Kajari Bintan, Kajari Lingga, Kepala PSDKP, Kadis Perikanan Natuna Zakimin, Kadishub Natuna Iskandar Dj, Kasat Polairud Iptu Zulkarnaen serta sejumlah pejabat penting Kejati Kepri dan Kejari Natuna.

Penenggelaman kapal asing disaksikan Kajati Kepri beserta rombongan dari atas kapal cepat Indra Perkasa 159, milik Pemda Natuna.

Kajati mengatakan, penenggelaman kapal nelayan Vietnam ini, sudah melalui putusan sidang dari Kejaksaan Negeri Natuna. Artinya keputusan sudah inkraht atau punya keputusan hukum tetap.

Asri menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penegakan hukum penanganan tindak pidana perikanan, di wilayah perairan Indonesia.

“Hari ini yang kita tenggelamkan sebanyak 10 kapal, nanti sisanya menyusul,”

Lanjut Asri, ini merupakan putusan yang mempunyai hukum tetap. Dimana dalam putusan tersebut, barang bukti berupa kapal harus dimusnahkan. Ini adalah bagian dari penanganan eksekusi, yang mana wewenangnya ada di Kejaksaan, sesuai pasal 270.

Menurut Asri, penenggelaman puluhan kapal illegal fishing itu, terbilang ramah lingkungan. Karena tidak lagi menggunakan bahan peledak maupun bahan kimia seperti tahun-tahun sebelumnya, yang dapat merusak ekosistem laut.

“Jadi ini aman, kapal tersebut dilubangi terlebih dahulu, lalu di isi batu sebagai pemberat dan di isi air laut. Jadi kapal itu tidak timbul lagi. Metode ini kami rasa sangat efisien dan menghemat biaya,” terang Asri.

Hingga Oktober 2018, pihak Kejati Kepri mengaku telah mengeksekusi sedikitnya 59 unit kapal illegal fishing asing asal Vietnam.

Adapun 10 Kapal Ikan Asing (Vietnam) yang ditenggelamkan sebagai berikut,

1. Nama Kapal : KH 96056 TS/Vietnam/GILL NET
Jumlah Awak : 12 orang
Pelanggaran : Melakukan Penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan Dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI) atau Surat Ijin Usaha Perikanan (SIUP).

2. Nama Kapal : BV 0595 TS/Vietnam/PAIR TRAWL
Jumlah Awak : 9 orang
Pelanggaran : Bersama-sama melakukan penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu surat ijin penangkapan ikan (SIPI) serta menggunakan alat tangkap yang merusak sumber daya ikan yaitu Pair Trawl.

3. Nama Kapal : KG 90946 TS/Vietnam/PAIR TRAWL
Jumlah Awak : 15 orang
Pelanggaran : Bersama-sama melakukan penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu surat ijin penangkapan ikan (SIPI) serta menggunakan alat tangkap yang merusak sumber daya ikan yaitu Pair Trawl.

4. Nama Kapal : KG 90430 TS/Vietnam/PAIR TRAWL
Jumlah Awak : 12 orang
Pelanggaran : Bersama-sama melakukan penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu surat ijin penangkapan ikan (SIPI) serta menggunakan alat tangkap yang merusak sumber daya ikan yaitu Pair Trawl.

5. Nama Kapal : KG 90429 TS/Vietnam/PAIR TRAWL
Jumlah Awak : 5 orang
Pelanggaran : Bersama-sama melakukan penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu surat ijin penangkapan ikan (SIPI) serta menggunakan alat tangkap yang merusak sumber daya ikan yaitu Pair Trawl.

6. Nama Kapal : KNF 7285 TS/Vietnam
Jumlah Awak : 14 orang
Pelanggaran : Bersama-sama melakukan penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu surat ijin penangkapan ikan (SIPI) serta menggunakan alat tangkap yang merusak sumber daya ikan yaitu Pair Trawl.

7. Nama Kapal : BV 92389 TS/Vietnam/PAIR TRAWL
Jumlah Awak : 13 orang
Pelanggaran : Bersama-sama melakukan penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu surat ijin penangkapan ikan (SIPI) serta menggunakan alat tangkap yang merusak sumber daya ikan yaitu Pair Trawl.

8. Nama Kapal : KG 95359 TS/Vietnam/PAIR TRAWL
Jumlah Awak : 16 orang
Pelanggaran : Bersama-sama melakukan penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu surat ijin penangkapan ikan (SIPI) serta menggunakan alat tangkap yang merusak sumber daya ikan yaitu Pair Trawl.

9. Nama Kapal : BD 96743 TS/Vietnam/PURSE SEINE
Jumlah Awak : 15 orang
Pelanggaran : Melakukan Penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan Dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI) atau Surat Ijin Usaha Perikanan (SIUP).

10. Nama Kapal : KG 90793 TS/Vietnam/PAIR TRAWL
Jumlah Awak : 16 orang
Pelanggaran : Bersama-sama melakukan penangkapan Ikan tanpa dilengkapi dengan dokumen perijinan yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu surat ijin penangkapan ikan (SIPI) serta menggunakan alat tangkap yang merusak sumber daya ikan yaitu Pair Trawl.

Pada pukul 13.00 Wib Eksekusi Penenggelaman Kapal Tindak Pidana Perikanan yang sudah mempunyai kekuatan Hukum tetap pada Kejaksaan Negeri Natuna selesai dalam keadaan aman dan lancar. (Redaksi)

 

News Feed