oleh

Ini Buktinya, Natuna Siap Jadi Provinsi

“Buku tebal berisikan kajian ahir pengembangan wilayah sudah rampung dibuat. Kajian wilayah ini buat selama satu tahun pada tahun 2017 lalu bersama tenaga teknis dari Institut Dalam Negeri dan Institut Pertanian Bogor”

 

NATUNA – Bupati Natuna Hamid Rizal, benar – benar membuktikan bahwa, wacana Natuna ingin berdiri sendiri menjadi sebuah Provinsi mengawal perbatasan bukan hanya sekedar bualan semata. Namun jauh-jauh hari Pemkab Natuna telah menyusun kajian akademis tentang pembentukan Provins Kepulauan Natuna – Anambas.

“Kajian ahir pengembangan wilayah Provinsi Natuna – Anamabas sudah selesai kita buat. Jadi ini bukan sekedar wacana saja tetapi kita sudah siapkan kajian akademisnya”, ujar Hamid Rizal kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya, Senin 12 Maret 2018 sambil menunjukkan tiga buku tebal berisi kajian ahir pengembangan wilayah Natuna.

Menurut Hamid, laporan akhir kajian pengembangan wilayah kabupaten Natuna itu, dibuat selama setahun melibatkan beberapa tenaga pengkaji dari Institut Dalam Negeri dan Institut Pertanian Bogor.

“Dalam buku tebal ini, sudah kita siapkan semua kajian wilayahnya. Kapan saja diminta melakun persentasi kita sudah siap. Saya jujur saja tanpa melihat teks saya sudah hapal luar kepala tentang kajian wilayah Natuna “, terang Hamid.

Dikatakan Bupati, langkah selanjutnya, akan dibentuk panitia khusus perjuangan dengan melibatkan semua elemen masyarakat.

“secepatnya, kita akan duduk bersama Anambas berserta tokoh-tokoh masyarakat, untuk membentuk Panitia perjuangan pemekaran wilayah. Lebih cepat lebih baik, jika bisa sebelum Pilpres Provinsi persiapan sudah berjalan”, ujar Hamid.

Hamid menegaskan, mengapa Natuna perlu diangkat satutusnya menajdi Provinsi, karena daerah ini merupakan Prioritas pemerintah pusat dalam pengembangan daerah perbatasan. Selain itu juga, bertujuan untuk mempercepat pembangunan wilayah Natuna dan Anambas.

“Saya sangat optimis, kita bisa jadi Provinsi. Sebab Pak Jokowi melalui Nawacitanya, sangat konsen terhadap percepatan pembangunan diwilayah perbatasan, maka diperlukan status setara dengan daerah lain. Apalagi Natuna digaris depan, jadi Provinsi merupakan keharusan bagi kita sebagai pagar perbatasan”, terangnya.

Menurut Hamid, dari segi SDA Natuna tidak perlu diragukan lagi, semua ada didaerah ini. “kita punya minyak dan gas, laut yang luas dengan potensi perikanan melimpah lebih komplit dari daerah lain.

Disisi lain, tambah Bupati dengan terbentuknya Provinsi akan membuka lapangan kerja baru bagi putra-putri tempatan. “Anak – anak daerah lulusan sarjana akan lebih punya peluang untuk berkarir dipemerintahan sebab akan ada, kantor Gubernur, Walikota, dan kabupaten baru. Jadi peluang kerja makin terbuka lebar”, terangnya.

Untuk itu, Hamid mengharapkan dalam momen yang tepat ini, masyarakat harus persiapkan diri dan berjuang agar Provinsi cepat terwujud.

Natuna kata, Hamid menjadi perhatian khusus pemerintah pusat, dengan perhatian itu, maka status pemerintahan Natuna juga harus khusus tudak lagi sebatas kabupaten.

“Wilayah Natuna sangat luas, kita berada dijalur ALKI, berbatasan langsung dengan sejumlah negara Asean. Pertahanan menjadi prioritas pemerintah pusat. Pemerintahan daerah juga harus setara agar berimbang”, tutupnya.

Laporan : Doni

News Feed