oleh

Film Jelita Sejuba Tayang di Natuna

MEDAKO.CO.ID-NATUNA, Setelah sukses tayang serentak di Bioskop 21 se-Nusantara, ahirnya film layar lebar Jelita Sejuba tayang di kampung halaman, kabupaten Natuna tempat pembuatan film berlangsung.

Kegiatan nobar bersama tokoh masyarakat, unsur FKPD dan Muspida dipimpin oleh Bupati Natuna Hamid Rizal, Minggu sore 15 Juli 2018 di Gedung Sri Srindit Kota Ranai.

Sebelum nobar berlangsung, Bupati Natuna didampingi Eksekutif Produser Film Jelita Sejuba Bowo dan Sutradara Ray Nayoan melakukan pemotongan tumpeng sekaligus memberi kesan dan pesan kepada penonton yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Bupati Natuna Hamid Rizal menyampaikan, setelah sekian lama menunggu sebuah karya fenomenal untuk mengangkat nama Natuna dikancah percaturan destinasi wisata terpopuler dipelosok nusantara.

Ahirnya impian itu, tercapai melalui sebuah film yang mengambil lokasi suting di Natuna. Tepatnya di Sejuba.

“Melalui film Jelita Sejuba, secara otomatis keindahan alam dan kebudayaan masyarakat dapat terwakili. Karena film ini mengambil lokasi suting di Natuna. Dan secara langsung juga masyarakat luas dapat mengetahui dimana itu Natuna lewat film tersebut,”papar Hamid.

Dikatakan, Hamid film Jelita Sejuba mengisahkan tentang harapan seorang perempuan tempatan yang menikah dengan seorang prajurit TNI yang selalu setia dalam penantianya. Serta selalu berfikir positif dalam menjalani lika-liku kehidupan.

“Menyaksikan film ini, akan membuat kita senan tiasa bersukur, atas segala karunia dan anugrah yang telah dilimpahkan oleh Allah SWT. Jika kita selalu bersukur dan bertawakal maka selalu ada jalan untuk mencapai satu tujuan dimasa depan,”

Sementara itu, Ekspektasi dalam pembuatan film Jelita Sejuba tidak lain bertujuan agar nama Natuna lebih dikenal lagi secara luas ke seluruh penjuru negeri. Sehingga tidak ada kata, orang tidak tau lagi dimana itu letak Natuna.

Melalui film Jelita Sejuba juga mengangkat sepenggal cerita tentang kehidupan warga tempatan, dengan segala pernak-pernik serta kearipan lokal yang masih lestari.

Dalam film Jelita Sejuba, selain menampakkan pemandangan alam Natuna nan indah dan eksotic. Juga mengekspor berbagai destinasi wisata dan kuliner khas daerah yang ada.

Sejauh ini, terang Bupati setelah film Jelita Sejuba diputar di Bioskop 21 seluruh Indonesia, hasilnya cukup sukses dan mendapat tempat di masyarakat luas.

“Kurang lebih 300 ribu orang telah menonton film Jelita Sejuba,”terangnya.

Hamid juga mengajak masyarakat, untuk ikut bersama-sama, meramaikan nonton bareng film Jelita Sejuba yang akan terus ditayangkan di Gedung Sri Srindit Ranai hingga Bulan Agustus mendatang.

“Saya mengajak masyarakat, untuk nonton bersama dan selalu bangga dengan sejarah yang ada di daerah kita. Dengan segala keunikan serta selalu melestarikan budaya dan menjaga keindahan alam sekitar,”pinta Hamid.

Setelah menonton film Jelita Sejuba, Hamid mengajak agar makna yang terkandung dalam film tersebut bisa menjadi tuntunan bagi masyarakat, untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas hidup dari waktu ke waktu.

“Sebuah film bukan hanya sekedar tontonan buat kita. Tetapi juga menjadi tuntunan agar kita selalu mensukuri nikmat yang telah Allah limpahkan,”ucap Hamid.

Dalam kesempatan sama, Eksekutif Produser Film Jelita Sejuba, Bowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, kerena telah diberi kesempatan dan disambut dengan baik sebagai bagian dari warga Natuna.

“Kami ucapkan terima kasih atas sambutan dan keramahan warga selama proses pembuatan film berlangsung,”

Menurut Bowo, Natuna mempunyai potensi luar biasa. Sehingga menjadi inspirasi bagi pihaknya untuk menggarap sebuah film dengan latar belakang alam Natuna.

“Saya yakin dan percaya, untuk kedepanya Natuna akan sejajar dengan tempat-tempat wisata lainya di Nusantara,”

Kerena kecintaan kami terhadap Natuna, maka kami persembahkan sebuah film berjudul Jelita Sejuba. Dengan film ini, menjadi momentum bagi kami untuk terus berkarya untuk memunculkan film-film baru berlatar Natuna.

“Mudah-mudahan setelah film ini akan muncul film lain yang mengangkat tentang keragaman dan keindahan alam Natuna. Sebab tidak bisa dipungkiri bahwa Natuna menyimpan potensi alam begitu besar dan luar biasa,”jelas Bowo.

Senada dengan sang Eksekutif Produser. Sutradara Film Jelita Sejuba Ray Nayoan juga memyampaikan hal sama.

Menurut Ray, Natuna sangat unik dengan keanekaragaman budaya, kuliner serta pemandangan alamnya. Saat ini, di Indonesia lagi ramai banget dengan pembuatan film. Namun, saya merasa beruntung karena terdampar di Natuna.

“Lebih kurang tujuh bulan kami mengambil gambar disini, bertemu dengan orang-orang dan kami sangat disambut dengan baik,”

Ray menambahkan, melalui film garapanya, ia berusaha menyiarkan kepada dunia tentang keindahan alam Natuna.

“Natuna itu merupakan sebuah mutiara yang selalu bersinar dan akan selalu ada kedepanya,”

Ray berharap masyarakat berkenan menonton hasil karyanya itu. Ia juga berjanji akan selalu membenahi jika ada kekurangan dalam penggarapan film berikutnya dimasa mendatang. (Doni)

News Feed