oleh

Eks Pejabat Kepri Reuni Bersama Ismeth

MEDAKO.CO.ID, Tanjungpinang- Bermula dari ngopi bareng di Kedai Batu 10, Tanjungpinang, tercetuslah ide mengadakan reuni antara Gubernur Kepri 2006-2010, Ismeth Abdullah, dengan pejabat Kepri yang sudah pensiun. Penggagasnya mantan Sekda Kepri Eddy Wijaya.

Minggu, 23 Desember 2018, reuni  itu terwujud. Acara digelar di Dompak. Tepatnya di kedai masakan Melayu milik Sekda Kepri pertama, Said Jaa’far, di Tanjungsiambang.

Pelbagai masakan melayu yang sedap-sedap disajikan. Mulai dari gonggong, ikan pedas, ketam saos dan banyak lagi. Said Jaa’far selaku tuan rumah betul-betul memanjakan tetamunya.

Sayang tidak semua eks pejabat teras Kepri hadir.  Beberapa berhalangan karena ada kesibukan. Tampak pada reuni Said Fadil, Amir Faisal, Risman Bakri, dan Syafri Salisman. Ada pula pejabat yang masih aktif, Eko Sumbaryadi. Mereka didampingi istri masing-masing.

Mantan atasan dengan bawahan ini bernostalgia dalam pertemuan tersebut. Satu sama lain saling memuji. “Mereka inilah sesungguhnya pejuang Provinsi Kepri yang semula dibangun dengan modal Rp 150 miliar,” kata Ismeth.

“Dan ibu-ibu inilah wanita hebat yang membantu para suaminya menjadikan Provinsi Kepri seperti sekarang,” ujarnya memuji para istri bekas anak buahnya.

 

Suasana reuni yang digelar di rumah makan milik mantan Sekda Kepri pertama, Said Jaa'far. (Foto: Istimewa)
Suasana reuni yang digelar di rumah makan milik mantan Sekda Kepri pertama, Said Jaa’far.

 

Reuni ini, menurut Ismeth, mengingatkan akan masa lalunya ketika sama-sama berjuang mendirikan dan membangun Provinsi Kepri. Dulu, kata ia, banyak yang pesimis Kepri bakal berjaya seperti sekarang. Tapi seiring waktu berjalan khalayak bisa menilai bahwa perjuangan itu tidak sia-sia.

Mantan Sekda Kepri Eddy Wijaya, mengatakan pertemuan ini memiliki arti penting, utamanya untuk mempererat tali kebersamaan. Karena selama ini hubungan silaturahmi antar-mereka sudah terbina. Eddy mengaku bangga pernah menjadi anak buah Ismeth yang dikenangnya sebagai pekerja keras dan konseptor yang sulit dicari tandingannya.

Ismeth bahagia karena mantan anak buahnya sehat semua. Begitu juga sebaliknya. Mantan anak buahnya bangga karena kondisi mantan bosnya segar bugar hingga sekarang.

Di penghujung acara mereka berfoto ria. Lalu bersalaman dan saling berpelukan.

Dua mantan sekda pada masa Ismeth, yakni Said Jaa’far dan Eddy Wijaya, melepas kepulangan Ismeth dengan mata berkaca-kaca. Begitu pula yang lainnya, termasuk mantan ajudan Ismeth, Trio Andana, yang sengaja mengenakan kacamata hitam.

“Saya tak bisa menahan airmata melihat mantan pejabat Kepri ini berpelukan. Ingat nostalgia ketika saya mendampingi Pak Ismeth. Mereka begitu hormat kepada Bapak,” kata Trion.

Ia mengaku bahagia bisa mendampingi mantan atasannya itu. “Kebahagian yang tak bisa dinilai,” ujarnya.

Trio juga mengaku belajar banyak dari  sosok Ismeth Abdullah.

Reporter: Sudirman