oleh

Cipta Kondisi di Bulan Ramadhan, Polres Natuna Razia Kembang Api dan Petasan

Medako.co.id, Natuna – Polres Natuna kembali melaksanakan kegiatan patroli cipta kondisi guna memberi rasa nyaman dan ketenangan kepada umat muslim dalam menjalankan ibadah sholat taraweh di bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah.

Dalam patroli gabungan bersama TNI kali ini, sasaran operasi adalah melakukan razia terhadap pedagang petasan dan kembang api disekitaran Kota Ranai yang menyalahi aturan.

Razia gabungan Cipta Kondisi berlangsung Senin malam 13 Mei 2019 sekitar pukul 20.30 Wib.

Sebelum razia dimulai, seluruh personel melakukan apel gabungan persiapan Cipta Kondisi di Pos Lantas 901 Pantai Kencana. Dalam kesempatan tersebut, personel mendapat pengarahan serta penekanan oleh Kabagops Polres Natuna Kompol Elfizar.

Dalam pengarahanya, Kompol Elfizal mengatakan penertiban dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan suasana nyaman dan tenteram bagi umat Islam saat melaksanakan Sholat Tarawih serta pada malam takbiran dan Sholat Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Target kita adalah kembang api dan petasan yang dilarang. Secara umum Bunga Api yang diperbolehkan dan tidak memerlukan izin adalah semua yang berukuran kurang dari 2 (dua) inci atau kandungan mesiu kurang dari 20 gram. Sedangkan ukuran dua sampai delapan inci harus ada izin pembelian dan penggunaan dari Kapolri C.q. Kabaintelkam Polri yang biasanya digunakan untuk kepentingan Show,”terang Kompol Elfizal.

IMG 20190514 WA0026
KabagOps Polres Natuna, Kompol Elfizal memimpin apel gabungan Cipta Kondisi di Pos Lantas 901 Pantai Kencana Ranai

Hal tersebut, berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pengawasan, Pengendalian, Dan Pengamanan Bahan Peledak Komersial. Secara umum Bunga Api yang dilarang adalah, Pasal 10.

a) Bahan-Bahan peledak seperti yang ditetapkan dalam pasal 1 Undang-Undang No. 9 tahun 1931;

b) Penggalak, Detonator, Sumber Detonator, dan bahan-bahan yang sifat berkerja nya sesuai dengan Bahan-Bahan Misiu yang dengan sendirinya atau sebab kecil dapat terbakar dan meledak.

C) Bahan-Bahan Keras yang waktu ledakan bunga api dapat terpelanting.
KabagOps Kompol Elfizal juga menekankan kepada Personil apabila menemukan bunga api yang dilarang dalam razia segera diamankan agar tidak menimbulkan keresahan.

Disamping itu, Kompol Elfizal juga mengingatkan kepada personil agar berhati- hati dalam melaksanakan tugas dengan mengedepankan pelayanan yang baik dan sopan.

Dalam razia gabungan tersebut, Polisi berhasil mengamankan petasan dan kembang api yang dilarang berupa, 7 ikat Merecon Korek Api. 5 kotak Happy Folower 2 Kotak Petasan Tikus. 1 Kotak Ground Mouse, 1 Kotak 10 Double Trino. (Red)

Editor : Papi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed