oleh

Bobby, Paloh, dan NasDem

HUBUNGAN antara Bobby Jayanto dan Surya Paloh ibarat asam di gunung dengan garam di laut. Keduanya bertemu dalam “belanga” bernama NasDem (Nasional Demokrat). Keduanya tak sekadar atasan dan bawahan di partai politik. Lebih dari itu.

“Bagi saya Pak Surya Paloh itu adalah orang tua, guru politik, inspirator dan teman. Saya adalah penggagum beratnya. Pidato dan orasi politik kebangsaan Pak Surya Paloh selalu saya nanti dan tak pernah saya lewatkan,” kata Bobby kepada Medako di kantornya, Senin, 13 Mei 2019.

***

Menurut Bobby, perkenalannya dengan Surya Paloh berawal ketika dirinya menjabat Dewan Pakar Ormas NasDem Provinsi Kepri. Adapun Ketua Ormas NasDem Kepri dijabat Alias Wello (Bupati Lingga). Keduanya tercatat berperan membidani kelahiran Ormas NasDem di Provinsi ini. Ormas NasDem lahir di Jakarta dan digagas Surya Paloh, sebelum akhirnya menjadi partai politik.

Ketika itu (Minggu 3 Maret 2014) Bobby dan Alias Wello mengundang Surya Paloh menghadiri perayaan hari jadi ke-3 Ormas tersebut di Gedung Olah Raga (GOR) Kaca Puri, Tanjungpinang. Paloh memberi catatan untuk panitia.

“Surya Paloh mau datang dengan syarat massa yang menghadiri minimal 5000 orang. Kalau panitia tak sanggup, dia tidak mau datang,” kenang Bobby.

Sebagai inisiator yang mengundang, Bobby merasa tertantang dengan persyaratan yang disampaikan bos besarnya tersebut. Dalam hati kecilnya, jangankan 5.000 massa, 10 atau 20 ribu pun dirinya bersama Alias Wello, sanggup. Cuma mereka diam, tak mau sesumbar.

Sebagai seorang organisatoris, pengusaha, penggiat sosial dan kemasyarakatan serta berbagai label yang melekat pada dirinya, Bobby terbiasa mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Baik untuk acara sosial kemasyarakatan, politik, kepemudaan, maupun keagamaan.

Berbagai kegiatan menyambut kedatangan Surya Paloh digelar saat itu. Mulai dari donor darah, hingga jalan santai yang dimulai di Pujasera Mamak Den dan berakhir di GOR Kacapuri.

“Kader, simpatisan NasDem dan warga Tanjungpinang yang mengikuti jalan santai itu bertemu dengan Surya Paloh di GOR Kacapuri. Kami juga membagikan 10.000 baju untuk peserta dan memberikan kupon berhadiah yang diundi pada saat acara hiburan dilaksanakan,” kata Bobby.

Pengurus Partai NasDem Tanjungpinang Foto bersama Surya Paloh.
Pengurus Partai NasDem Tanjungpinang Foto bersama Surya Paloh.

Lalu berangkatlah Surya Paloh ke Tanjungpinang menggunakan pesawat pribadi dari Bandara Soekarno – Hatta, Jakarta dan mendarat di Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang. Ikut dalam rombongan itu Ketua Ormas NasDem, Tedjo Edhy Purdijatno.

Surya Paloh kaget, ternyata massa yang menyambut dan mengiringinya mulai dari Bandara hingga ke lokasi acara mencapai puluhan ribu.

GOR Kaca Puri penuh sesak dengan kerumunan massa yang datang dari pelbagai daerah di Provinsi Kepri. Massa meluber hingga ke luar stadion. Hampir dua jam Surya Paloh menyampaikan orasi kebangsaan. Massa tak beranjak. Mereka “terhipnotis” dengan orasi yang disampaikan “singa podium” Kelahiran Aceh Kurataraja, Banda Aceh, 16 Juli 1951 itu.

“Orasi kebangsaan yang disampaikan Surya Paloh mengobarkan semangat kader. Saya sangat menyukai orasi kebangsaan yang disampaikan,” kata Bobby.

Usai menyampaikan orasi, Surya Paloh menghampiri Bobby. Sembari tersenyum Paloh menyampaikan pujian. ”Good job, Bob. Terima kasih. Saya puas,” tutur Bobby menirukan Paloh.

Menurutnya, kunjungan Surya Paloh ke Tanjungpinang ketika itu bukan bagian dari agenda nasional yang terencana untuk meningkatkan konsolidasi di daerah. Tapi, acara yang berlangsung melebihi ekspetasi Surya Paloh.

“Masih terngiang di telinga saya ucapan Surya Paloh. Bob, yang you lakukan ini melebihi ekspetasi saya. Ini diluar dugaan,” katanya.

Setelah berada di Tanjungpinang selama sekitar lima jam dengan rasa puas, Surya Paloh berangkat ke Batam. Dan pertemuan sekitar lima jam itu berbekas betul di hati Bobby. Namun waktu itu dirinya belum terpikir untuk bergabung dengan Partai NasDem.

“Saya ingin pensiun dari partai politik. Di umur yang sudah tua saya mau fokus mengasuh cucu dan mengembangkan usaha  yang sedikit terbengkalai ketika terjun ke dunia politik,” kata Bobby. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed