oleh

Aktivis: Copot Kepala DP3 Anambas

MEDAKO.CO.ID, Anambas- Sejumlah aktivis mahasiswa Kepulauan Anambas meminta Bupati Abdul Haris menganti Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan (DP3), Effi Sjuhairi.

Sebabnya, menurut aktivis ini, Effi gagal menjalankan tugas dan fungsinya. Utamanya menyangkut persoalan nelayan.

“Kami tahu betul persoalan nelayan di Anambas. Dan kami ikut pertemuan beberapa kali mendampingi pengurus HNSI Anambas di Provinsi.  Tentu dengan tidak menanggapi keluhan nelayan, baik tuntutan maupun surat audiensi dilayangkan, kepala DP3 gagal. Dan semestinya diganti,” kata Suardi, mahasiswa jurusan sosiologi FISIP UMRAH Tanjungpinang saat dihubungi Medako melalui telpon genggamnya, Jumat, 18 Oktober 2019.

Baginya, persoalan nelayan persoalan serius yang harus diselesaikan cepat. Dan seharusnya Kepala DP3 tanggap terhadap keluhan nelayan.

“Yang disampaikan pengurus HNSI itu murni problem nelayan yang berlarut-larut. Dibiarkan,” ujar Suardi yang aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai ketua bidang perguruan tinggi  kemahasiswaan dan kepemudaan.

Oleh karena dinilai gagal menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Kepala DP3, kata Suardi, lebih baik Effi Sjuhairi dicopot dari jabatan tersebut.

Mantan Ketua Himpunan  Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas (HIMKA) Tanjungpinang, Haidir mengungkapkan bahwa buruknya kinerja kepala DP3 KKA akan berdampak langsung terhadap nasib nelayan.

“Nelayan kita makin susah. Jika kepala dinas tidak benar-benar berpihak dan memikirkan nasib nelayan di Anambas, mereka akan tambah susah,” tuturnya.

Persoalan nelayan ini, menurut Haidir, sudah hampir dua tahun disampaikan. Tapi ia melihat pemerintah daerah, dalam hal ini DP3, belum memberikan solusi pasti.

Beberapa waktu lalu para nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) bersama mahasiswa sampai berunjuk rasa menyampaikan keluhan dan tuntutan mereka.

“Kami mahasiswa ikut dalam demo  di pasar ikan dan di gedung DPRD,” ujar Suardi.

Reporter: Muslim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed